Camat Pejagoan Apresiasi Merdi Bumi Desa Pengaringan sebagai Penguat Persatuan, Budaya, dan Kearifan Lokal
Camat Pejagoan Apresiasi Merdi Bumi Desa Pengaringan sebagai Penguat Persatuan, Budaya, dan Kearifan Lokal
Pemerintah Desa Pengaringan, Kecamatan Pejagoan, Kabupaten Kebumen, menggelar Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka Merdi Bumi Desa Pengaringan sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun ke-4 Deklarasi Kampung Pancasila, Jumat malam (26/6/2026) di halaman Balai Desa Pengaringan.
Pagelaran wayang kulit mengusung lakon "Babad Alas Mertani" dengan dalang Ki Imam Sutikno, S.Sn. Acara berlangsung meriah dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang memadati lokasi sejak malam hari.
Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimcam Pejagoan, Kepala Desa se Kecamatan Pejagoan, serta tamu undangan dari berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat. Hadir pula para kepala desa di sekitar wilayah, di antaranya Kepala Desa Kajoran Kecamatan Karanggayam serta Kepala Desa Condongcampur Kecamatan Sruweng. Selain itu, tampak hadir Ketua PPDI, Ketua Paguyuban Warga Pengaringan di Perantauan (PEWARING), Direktur BUMDesma, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta berbagai elemen masyarakat yang turut memeriahkan acara.
Ketua Panitia dari Desa Pengaringan dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Merdi Bumi merupakan bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala nikmat dan hasil bumi yang diberikan. Sementara peringatan HUT ke-4 Deklarasi Kampung Pancasila menjadi momentum untuk terus memperkuat semangat persatuan, toleransi, gotong royong, serta pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui pagelaran wayang kulit sebagai warisan budaya bangsa, diharapkan masyarakat tidak hanya memperoleh hiburan, tetapi juga dapat mengambil pesan-pesan moral, kearifan lokal, dan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam setiap lakon. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan Desa Pengaringan yang rukun, maju, dan berbudaya.
